Welcome to Summerbird Bandung Beberapa waktu lalu weekend dibulan Febuari 2016 mencoba main ke Bandung dan pesan hotelnya aja H-1,...

Summerbird - Bandung

21.33.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

 
Welcome to Summerbird Bandung

Beberapa waktu lalu weekend dibulan Febuari 2016 mencoba main ke Bandung dan pesan hotelnya aja H-1, untung masih ada kamar dan emang rejeki banget deh kamarnya sisa 3. Lumayanlah walaupun gak selantai tapi tetap dapat kamar dihotel yang di mau. Setiap ke Bandung selalu nyari tempat nginep baru atau paling enggak jangan sampai nginep ditempat yang sama. 

Padahal hari Kamis malam lupa tanggal berapa ngecek websitenya Summer Bird tapi hanya tinggal 1 kamar, karena masih penasaran pengen stay disana jadilah Jumat pagi coba telp ke hotelnya dan nanya masih ada kamar lagi atau tidak? Karena aku butuh 3 kamar untuk menginap 1 malam, dan pihak Summer Bird meminta untuk mengakses via website untuk bookingnya. Aku jelasin ke mereka kalau kamis malam aku cek via website hanya avail 1 kamar saja, entah gimana jumat pagi masih tersisa 3 kamar.  Pihak Summer Bird langsung mengecek sisa kamar yang ada, ternyata masih ada 3 kamar yang sisa. Nah buru-buru deh meluncur ke website habis nutup telpnya, taadddaaaaaaa... Beneran ternyata masih ada 3 kamar, yiiiippppiiiiiiiii.... 


   
Lampu gantung diarea tempat makan



Dua pemandangan ini akan terlihat begitu memasuki halaman parkir Summerbird Hotel, yang ada didalam hati waktu lihat Summerbird adalah "INSTAGRAMABLE" ya begitulah jaman sekarang, termasuk saya yang hobi main instagram. Waktu itu check in sudah jam 15.00 kalau gak salah, maklum sebelumnya keliling dulu ngajak main dua bocah kesayangan. Sayangnya pada waktu itu kamar kita terpisah, mama dan adikku menempati kamar dilantai dasar dan aku menempati kamar dilantai 2 persis diseberang kamar adikku kalau dilihat dari bawah. Setelah dapet kartu kamar, langsung bergegas mengecek kamar karena penasaran sama tema kamarnya, di Summerbird ini temanya lucu-lucu dan bagus banget desainnya.


Tempat sarapan, makan siang atau makan malam dilantai 2

Karena kamar saya dan keluarga ada dilantai 2 jadi setelah keluar lift atau naik tangga ke lantai 2 akan melewati tempat makan yang kece ini, Jadi kalau males sarapan, makan siang atau makan malam dibawah bisa minta dikirim  ke lantai 2 ini tapi kayaknya as by request. Untung pas jepret area ini lagi gak ada yang makan jadi bisa leluasa motretnya.

Logo Instagram +Summerbird 

Selain tempat makan tadi, ada dinding yang super kece juga, karena pada dinding ini bergambarkan logo Instagram dan nama account +Summerbird tapi emang sih, saya pun bisa nginep kesini juga karena lihat di Instagram dan salah satu teman saya di group Photography juga sudah pernah menginap disini dan sangat rekomen apalagi buat anak. Maklum kalau traveling saya akan membawa anak semata wayang untuk ikut serta.




Yang gak kalah seru adalah dinding lantai atas bermotifkan kotak-kota dari bahan bata ringan, selain itu mereka membiarkan tanaman rambat terus menjuntai yang membuat tempat ini jadi lebih adem. Waktu selama disana sambil mikir, seru juga kayaknya kalau dirumah dinding pemisah dibuat seperti itu.



Pintu disetiap kamar berbeda, sama seperti pintu yang ada di foto saya ini adalah pintu kamar mama saya berbeda dengan pintu kamar lainnya. Dan disetiap pintunya selalu ada tulisannya.




Kebetulan waktu itu dapet tema kamarnya Industrial Rustic Design "Coffee Flavor" jadi si lampu kamar pun menyesuaikan dengan temanya, kalau lihat lampu ini berasa mau jatuh deh itu lampu.

Pemangangan dari seberang kamar





Area lobby 


Resepsionis


Area makan lantai bawah


Design table 












Selalu jatuh cinta banget ini sama desain interior di Summerbird Bed and Brasserie ini, semua tertata dengan baik dan pas banget dilihatnya. Ini salah satu alasan saya juga kenapa memilih menginap di Summerbird karena memang dari segi desain sangatlah bagus. Buat tempat ulang tahun lucu juga ini tempatnya, siapa tau besok Kelvin atau Bundanya mau ulang tahun disini. Karena kemarin dalam rangka ulang tahun ayah, jadi next bisa lanjutan nih ulang tahun disini.









Kamar lantai bawah


Nah ini kamarnya mama yang berada di lantai bawah dengan tema Each Room is UNIQUE ini tidak terlalu besar tapi pas kalau untuk mama, kadang pun si mama juga males kalau kamarnya gede-gede karena dia tidurnya sendiri. Waktu lihat kamarnya pun dia sudah senang sekali, terlihat dari raut wajahnya.

Dinding di kamar



Pojok kanan 
Oh iya, kamar mama dan kamar adikku tidak jauh beda untuk ukuran dan temanya sama, yang membedakan hanyalah gambar mural pada dinding kamar masing-masing.

Industrial Rustic


Dinding bata ekspose

Kamar Mandi dengan kaca yang terlihat langsung dari dalam kamar




Coffe Quote

Nah kalau si Industrial Rustic Design ini adalah kamar saya dan keluarga, kamarnya seru dan emang instagramable. Aku dapet kamar dipojokan lupa persisnya kamar berapa, kalau gak salah kamar 207. Masuk kamar si Kelvin udah girang banget dan bawaannya udah mau naik kasur aja, tapi itu tertahankan karena emaknya udah standby camera dari pas naik ke lantai atas. Selalu jadi favorit banget kalau lihat ruangan dengan menggunakan bata ekspose seperti di Summerbird ini, mayanlah bisa buat referensi ditahun ini. 

Yang paling seru dari kamar ini sih adalah kamar mandinya itu loh, ya walaupun saya juga sudah pernah menginap diluar negeri. Trus ini sih bisa jadi kode keras buat ayahnya Kelvin, hahahahaaa.... So far selama menginap disana ok, mulai dari service dan makanan juga tidak mengecewakan sama sekali. 


Salam.



0 comments:

Theme UP 5th Anniversary Jumat 26 Februari 2016 adalah hari yang menyenangkan sekali untuk saya, karena H-3 saya dikirim email oleh UP ...

UP 5th Anniversary

18.11.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments

Theme UP 5th Anniversary
Jumat 26 Februari 2016 adalah hari yang menyenangkan sekali untuk saya, karena H-3 saya dikirim email oleh UP team dan diberitahukan kalau terpilih dari 10 orang untuk dinner bersama Diana Rikasari dalam rangka ulang tahun UP yang ke 5. Pas baca line untuk diminta ngecek email senang banget rasanya. Dari H-3 pun langsung heboh sendiri karena kesenengan mau ketemu Diana dan minta tanda tangan dibuku #88 LOVE LIFE
Goodie Bag from EMINA

Ini adalah salah satu goodiebag dari acara #UPLovelydinner, lucu banget boxnya bisa masuk semua beauty kit aku nih. Terima kasih banyak  Emina Cosmetics untuk beauty case dan make up dari Emina.

Table Setting


Signed My Name
Setiap meja sudah diberi tanda dengan nama masing-masing pemenang, UP Team, Party Decor dan lainnya. Suka sekali dengan ambiance acara ini, colorful. Dan aku suka sekali dengan desainnya, dan terdapat namaku SUCIARTI WAHYUNINGTYAS. Orang yang dateng kesana semua menggunakan sepatu dari I Wear UP dari berbagai macam model.

Colorful Pompom
Bangkunya dihiasi oleh pompom warna-warni, emang jagoan banget ini Dare to Dear Planner menyulap acara ini dengan warna-warni yang kece dan decornya keren banget. Oh iya kemarin juga sempat kenalan sama para ownernya Dare to Dear Planner, senang kenalan dengan orang baru yang kreatif-kreatif banget ini.

Suciarti Wahyuningtyas

Candid Diana Rikasari and her team
Aku bukan paparazi tapi gak sengaja jepret Diana dari tempat aku duduk, salah satu blogger yang sampai sekarang masih sering aku baca tiap ceritanya di blog.
UP Anniversary







Goodie Bag and Go Girl Magazine
Acara dinner ini berlangsung di Kedai Kopi 89 Kemang, Jakarta Selatan pada hari Jumat 26 Februari 2016, perjuangan banget mau kesini tapi juga tidak mau menyia-nyiakan kesempatan bisa hadir bersama kesembilan orang lainnya pecinta sepatu UP.
Me & Diana Rikasari

Bersama wanita-wanita yang menginspirasi
Akhirnya foto bersama Diana Rikasari dan Mega Iskanti yang biasanya mereka cuma aku lihat di Instagram aja. Tapi btw Bintang HOME dulu sudah pernah meliput rumah Diana Rikasari dan rumahnya pun seru abis dalam menata dan pemilihan warnanya.

Dulu pertama kali beli sepatu UP pas tahun 2013, aku beli beberapa dan pas dateng dan dipakai enak banget akhirnya beli lagi deh sampai sekarang udah ada beberapa koleksi sepatu dari UP. Terima kasih Diana sudah menginspirasi banyak orang lewat hal-hal positif. 



0 comments:

Yeeaayyyy.... Akhirnya Kelvin sudah bisa disapih, setelah berbagai cara dilakukan. Oktober tahun lalu Kelvin genap berusia 2 tahun dan...

Akhirnya DIsapih

00.46.00 Suciarti Wahyuningtyas 0 Comments



Yeeaayyyy.... Akhirnya Kelvin sudah bisa disapih, setelah berbagai cara dilakukan. Oktober tahun lalu Kelvin genap berusia 2 tahun dan aku langsung cari artike sana-sini untuk mencari tau bagaimana cara menyapih yang baik dan tidak membuat si anak merasa ditakuti. Waktu itu banyak juga share di group yang aku ikuti, dan akhirnya curhat sama teman yang menurut aku dia ini bisa menjadi panutan dalam mengajarkan sesuatu untuk anak. Sebenarnya menyapih ini adalah gampang-gampang susah dan susah-susah gampang. 
Waktu itu karena Kelvin sudah tidak full asi dan semenjak Kelvin berusia 1th 5 bulan dia hanya minum asi selagi mau tidur malam. Kali ini mencoba kalau tidur dia diberikan susu dalam botol dot, tapi begitu susu dalam dot habis tidak langsung tidur dia main dulu sampai pada akhirnya dia ngantuk dia masih terus minta nenen. Cara dengan membisikan dia dan mengajak dia berbicara pun sudah aku lakukan dan sambil mengajak main pun sudah dilakukan. Tetapi sampai dibulan Desember 2015 Kelvin masih terus nenen. Jika dia sudah nangis tidak diberikan nenen, aku pun sebagai ibu langsung luluh dan langsung memberikan asi kembali. Banyak orang ngasih tau dikasih sambiloto, oleh sambel, kasih tensoplas dan lainnya yang menurut saya kok jadi bikin si anak nanti malah trauma atau kasihan. Pengen banget menyapih tanpa memaksa, dan ingin menyapih dengan alami. 

Akhirnya Januari mencoba cara, dengan memberikan asi dengan payudara sebelah kiri dimana hasil asi sebelah kiri tidak sederas sebelah kanan. Bahkan pada saat itu payudara sebelah kiri saya sudah tidak memproduksi asi, mungkin karena sudah tidak memompa dan si anak malas menyusu dengan payudara sebelah kiri. Puting saya sebelah kiri tidak seperti sebelah kanan, jadi Kelvin malas meyusu dengan puting sebelah kiri. Akhirnya minggu kedua Januari mencoba menyusui Kelvin dengan payudara sebelah kiri dan alhasil si Kelvin sebel sendiri karena asinya tidak keluar. Akhirnya dia minta susu botol. Ini baru malam pertama, besoknya dilakukan hal serupa dan dia masih menempel tapi pas tau lagi jadi enggak mau hampir selama seminggu cara ini berhasil dan ampuh buat Kelvin. Jadi gak perlu pakai cara yang lain atau enggak enak buat Kelvinnya. 

Sebenarnya dalam menyapih itu bukan kesiapan si anaknya tapi dibutuhkan kesiapan si ibunya, kenapa? Karena si bayi bisa merasakan perasaan si ibu yang sedang galau atau seperti saya awalnya yang merasa kasihan melihat dia menangis waktu nyapih pertama kali. Ini semua harus dilawan dengan cara yang baik dan membuat si anak merasa nyaman. Setelah si ibu benar-benar mantap ingin menyapih baru mempersiapkan si anak. Cara setiap ibu berbeda-beda untuk melakukan sapih ke anaknya, padahal kalau aku tau Kelvin itu gak demen nenen dari payudara sebelah kiri, kenapa gak dari awal dulu? Ya karena waktu itu masih maju mundur cantik nyapihnya, masih ada rasa galau dan kasihan kalau anaknya gak dikasih nenen. Setiap malam menjelang tidur pun aku sambil ngobrol sama Kelvin dengan kasih tau ke dia "mas Kelvin sudah jadi anak besar, bukan bayi lagi jadi kalau anak besar minum susunya langsung dari gelas / dot kalau malam hari ya?" anaknya sih enjoy aja sampai sekarang disapih. Memang semenjak disapih jadi nyusu malamnya lebih banyak, padahal makan sore dan malam selalu habis. Kelvin juga suka ngemil dan semenjak sapih ngemilnya jadi lebih sering juga, perasaan juga jadi tambah senang dan tenang kalau menyapih kita membuat si anak lebih nyaman dan tenang. 

Selamat menyapih.





0 comments: